Jauh
sebelum bertemu denganmu, aku pernah berharap sangat dalam pada
seseorang, dan harapanku tak berbuah manis. Aku pernah merelakan
bahagiaku yang hampir sempurna demi dia yang kukira akan membawaku lari
dari ketidaknyamanan ini. Dan begitu pula dengan semua yang kukorbankan
demi bisa meraihnya. Padahal cukup mudah, hanya saja ia yang tak mau
diraih--mengelak atas kesepakatan yang telah kami setujui, lalu dia
mengingkari dengan mudahnya.
Sepekan
setelah cincin melingkar dijariku, aku masih mengutarakan janji pada
seseorang lain, bahkan yang tidak pernah berani menemui orangtuaku atau
sekedar berkunjung. Aku berdusta pada perasaanku, aku telah berbohong
pada tiap-tiap hati yang tulus. Hingga akhirnya, beberapa bulan telah
aku lewati dengan keraguan yang amat besar, dengan kerinduan yang tak
seharusnya aku ingat sampai detik itu, kerinduan akan seseorang yang
memutuskan pergi disaat aku masih berusaha merayu Tuhanku sambil
menangis-nangis.
Di
penghujung tahun, aku merelakan bahagia demi bahagia yang fana, demi dia
yang baru kukenal. Dia datang memberiku harapan, menunjukanku betapa
asyiknya obrolan manusia yang usianya tak terpaut jauh--bukan obrolan
yang itu itu saja. Dia mengacaukan akal sehatku, mengambil keputusan
secepat kilat demi bersamanya.
Separuh
warasku direnggutnya, bagaimana mungkin aku yang telah siap didatangi
banyak orang hanya untuk mengantarkan seorang lelaki berani, begitu tega
menggantinya dengan manusia antah berantah yang menyuguhkan harap serta
nyaman yang terlampau batas.
Dan
setelah ia memilih pergi, tanpa mau tau betapa hancurnya aku, aku masih
tetap mengusahakannya pada Tuhan. Kekeliruan yang kubuat atas dasar
ketidakwarasanku saat itu memang betul betul mengecewakan banyak
kepala.
Hingga pada
akhirnya, aku kehilangan yang satu; lelaki berani dan taat pada
Tuhannya. dan yang satunya menghilangkan dirinya sendiri dari hadapku.
Kini aku tumbuh lebih waspada. Aku mau lebih perempuan; punya hati dan logika, yang keduanya dipergunakan sebagaimana mestinya.
Cikarang, 2019
Tidak ada komentar:
Posting Komentar