Selasa, 16 Oktober 2018

Pesan dari seorang lelaki; yang ku kenal setengah tahun belakangan ini.

Kau tau mengapa saya memilih jatuh cinta padamu? Sedangkan diluaran sana banyak perempuan yang lebih cantik, dan cantik sekali. Kau tau mengapa saya memilih menetap bersamamu? Sedang di seluruh penjuru dunia ini, banyak tempat yang lebih bagus untuk ditinggali. Kau tau mengapa saya memilih dan memastikan bahwa saya tidak akan pernah salah berjalan beriringan denganmu? Sedang di seantero kota ini tentu banyak genggaman yang lebih menghangatkan.

Baik. Akan saya jabarkan satu persatu. Tolong didengar baik-baik, karena saya akan panjang bercerita. Mungkin kau takkan pernah percaya bahwa perihal kamu tidak pernah habis saya bicarakan; kepada siapapun--termasuk Tuhan.

Kau sederhana, melebihi apapun yang orang sebut sederhana.
Kau murah senyum, bahkan pada kucing kesayanganmu sekalipun.
Kau cerdas, untuk yang satu ini tidak bisa diukur menggunakan apapun, namun yang jelas saya punya mimpi kelak anak-anak saya akan hidup bersamamu dan pandai mengaji.
Kau Tulus..... Tulus selalu tidak pernah punya alasan.

Dan satu lagi...
Tapi kamu tidak cantik.




Cikarang. 16 Oktober 2018

Keliru

Keputusanku untuk jatuh hati padamu adalah sebuah kekeliruan yang bahkan tak pernah kusesali, bahkan hingga saat dimana kau tetap abai, aku...