Keputusanku untuk jatuh hati padamu adalah sebuah kekeliruan yang bahkan tak pernah kusesali, bahkan hingga saat dimana kau tetap abai, aku tak pernah sekalipun ingin pergi, biar kutanggung duka, kau tak harus mengkhawatirkannya...
Aku kira, dengan bertumpu padamu, kau bersedia dibuat repot, bersedia dijadikan bahu untuk bersembunyi dari hal-hal yang aku butuh merasa aman karenamu.. Tapi nyatanya aku salah besar, dengan menumpu diriku pada bahumu hanya akan membuat lebih mengulang duka, aku tau kau tidak selalu bisa memenuhi keinginan siapa saja, terlebih aku yang bukan apa-apa.
Kalau nanti kau merasa terbebani karena harapku yang keterlaluan padamu, jangan takut, aku sudah biasa mengikis keinginan pelan-pelan. Tentunya akan sangat berat dan menyesakkan, tapi rasanya terlalu tidak tahu diri jika sudah tahu merepotkan tapi masih saja mengais harap, aku tidak mau keterlaluan untuk kesekian kalinya.
...semoga hal-hal baik selalu dimudahkan, untukmu, untuk siapapun...
•
•
•
•
Cikarang, 11 Mei 2020